MALUKUnews, Ambon: Sempat menolak kedatangan tim kesehatan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon, keluarga berinisial AA, pasien terkonfirmasi Covid-19 asal Kelurahan Silale, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, akhirnya menyatakan bersedia diambil sampel swab.

Pasien Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) AA saat ini sedang menjalani karantina di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Maluku, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol. Leo Surya Nugraha Simatupang, mengungkapkan, penolakan keluarga pasien melalui aksi unjuk rasa dua hari lalu terjadi karena mereka belum mengerti terkait prosedur penanganan Covid-19.

“ Jadi setelah dijelaskan secara baik-baik, mereka akhirnya bersedia di rapid tes. Bahkan mereka langsung diambil swab oleh tenaga kesehatan Kota Ambon pada Jumat kemarin,” ujar Simatupang dalam rilis yang diterima Malukunews.co, Sabtu (06/06).

Keluarga pasien yang telah diperiksa adalah seorang anak dan dua orang cucu. Adalah AA (25), CA (2) dan PA (4). Hasil swab mereka telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan milik Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Klas II Ambon.

“Mereka diperiksa di Puskesmas Valentine. Jadi nanti hasil swab mereka baru akan diketahui dua sampai tiga hari,” tambah mantan Kapolres Pulau Buru ini.

Menurutnya, keluarga pasien mengaku akan mendukung Standar Operasional Prosedur (SOP) Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon.

“Pihak keluarga tidak akan lagi keberatan melakukan rapid test dan swab test. Yang kemarin itu karena mereka belum mengerti saja,” ujarnya. (Red)